Khoṭbah Jum‘at Imam Jama‘ah Muslim Aḥmadiyyah 10 Juli 2020
TEKS KHOṬBAH JUM‘AT Imam Jama‘ah Muslim Aḥmadiyyah Sayyidinā Amīrul Mu’minīn, Ḥaḍrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih V (Ḥuḍūr)–ayyadahul-Lāhu Ta‘ālā binaṣrihil-‘azīz (atba.) tanggal 10 Juli 2020 Masehi/Wafa 1399 Hijriyah Syamsiyah (19 Dzul-Qa‘idah 1441 Hijriyah Qamariyah) di Masjid Mubarak Islāmabad, Tilford, Britania Raya (UK)
Keteladanan Para Sahabat Nabi Muḥammad ﷺ | Manusia-manusia Istimewa (79)
7875 kata▐ perkiraan baca normal 53 menit | download PDF
※ Pembahasan seorang Ahlu Badr (para Sahabat Nabi Muḥammad ﷺ peserta Perang Badr atau ditetapkan oleh Nabi ﷺ mengikuti Perang Badr). Lanjutan pembahasan mengenai Ḥaḍrat Sa‘d bin Mu‘adz ؓ.
※ Kaum Yahudi Banu Quraiẓah yang tinggal berdampingan dengan umat Muslim di Madinah, berkhianat mendukung musuh ketika Madinah dikepung tentara Ahzab (konfederasi atau persekutuan banyak suku Arab dan Yahudi) dalam narasi Ḥaḍrat Khalifatul Masih II ؓ di buku Debācah Tafsīrul-Qur’ān (Pengantar Mempelajari Al-Qur’ān).
※ Ketika pasukan Ahzab gagal dan pulang, giliran pasukan Muslim yang mengepung Banu Quraiẓah. Mereka pun menyerah dan meminta agar putusan nasib mereka dijatuhkan oleh Ḥaḍrat Sa‘d bin Mu‘adz ؓ.
※ Beberapa kaum Yahudi Banu Quraiẓah ada yang tidak menyetujui kejahatan kaumnya. Diantara mereka ada yang masuk Islām dan ada pula yang meninggalkan Madinah dalam agamanya.
※ Narasi Ḥaḍrat Mirza Bashir Ahmad ؓ di dalam buku Sīrat Khātamun-Nabiyyīn mengenai eksekusi mati terhadap milisi Banu Quraiẓah. Uraian argumentasi beliau ؓ dalam menanggapi tuduhan non-Muslim bahwa Islām dan Nabi Muḥammad ﷺ telah bertindak kejam kepada kaum Yahudi yang menyerah.
※ Kutipan pengakuan dari David Samuel Margoliouth, penulis Kristen yang mengakui—setelah menimbang berbagai situasi dan latar belakang yang terjadi—tidak ada cara lain yang tepat dalam menangani kaum Banu Quraiẓah selain langkah yang diambil Ḥaḍrat Sa‘d bin Mu‘adz ؓ.
※ Pembahasan mengenai Sa‘d bin Mu‘adz ؓ—in syā’ Allāh—dilanjutkan Jumat mendatang.
※ Dzikr khair atas dua Almarḥum dan dua Almarḥumah. Innā lil-Lāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
※ Ibu Hajjah Ruqayah Khalid, Sadr Lajnah Imaillah Ghana. Beliau wafat pada 30 Juni di usia 65 tahun.
※ Bapak Syekh Mubarak Ahmad, Saabiq, pensiunan muballigh Afrika, Inggris, dan Amerika. Beliau wafat pada 27 Juni di usia 93 tahun.
※ Bapak Ali Ahmad, seorang pensiunan mu‘allim Waqfi Jadid. Beliau wafat pada tanggal 18 Juni di usia 86 tahun.
※ Ibu Rafiqa Bibi, istri dari Bapak Bashir Ahmad Dogar dari Aidhipur, Distrik Narowal (Pakistan) yang wafat pada 22 Mei.
※ Ṣalāt jenazah para Almarḥum yang disebutkan pada khoṭbah-khoṭbah yang lalu namun belum dilaksanakan ṣalāt jenazahnya dikarenakan keadaan yang terjadi. Di antara mereka adalah Bapak Nasir Sa’id, Bapak Ghulam Mushtafa, Bapak Dokter Naqiyuddin dari Islāmabad, Bapak Zulfikar [Damanik], muballigh Indonesia.
_
Penerjemah: Mln. Mahmud Ahmad Wardi, Syahid (London, UK), Mln. Muhammad Hasyim, dan Mln. Saifullah Mubarak Ahmad (Qadian, Bharat/India). Editor: Dildaar Ahmad Dartono. Rujukan pembanding: website www.islamahmadiyya.net.
Penyunting-ulang: Rahmat Ali (Ciampea, Bogor, Jawa Barat; 26 Juli 2020)
-------oooOooo-------
Comments