Laga awal UCL buat Como
SEPAK BOLA itu, selain urusan robotik menendang kulit bundar ke dalam jaring, ia adalah panggung kemanusiaan universal. Tempat di mana humor Ilahi dan drama manusia bercampur aduk tanpa perlu permisi kepada para pengamat taktik yang sok tahu. Tengok saja apa yang terjadi di kolong langit Eropa dini hari tadi. Dua laga membuat orang geleng-geleng kepala, atau mungkin sambil sujud syukur bagi yang kebetulan sedang beruntung taruhannya. Pertama, mari kita sowan ke Old Trafford. Tempat yang belakangan ini lebih mirip gedung tua penuh nostalgia ketimbang benteng angker bagi musuh. Tapi dini hari tadi, "King MU" menggilas Sabah FK dari Azerbaijan empat gol tanpa balas. Geli saya melihatnya. Sabah datang jauh-jauh membawa sekeranjang harapan besar dari Kaukasus, tapi terpaksa pulang membawa pelajaran hidup bahwa di hadapan takdir King MU yang sedang kumat bagusnya, harapan seringkali harus mengalah dan menerima kenyataan di lapangan. Cerita uniknya bukan pada skor empat kosong itu...