Bila Memang Pemerintah RI Menunjukkan Sikap Pengecut (cowardice) Sehingga Mengeluarkan Berbagai Keputusan Yang Membatasi Jamaat, Lakukanlah...




Berikut ini cuplikan sabda Hudhur dari arsip sumary khutbah alislam.org mengenai kondisi Indonesia.
Hudhur atba. bersabda:
"In Indonesia due to the mullah’s pressure the government is being harsh and is forcing things on us which have nothing to do with us even remotely. Huzur said to the Indonesian Jama’at that if their government exhibits cowardice and puts restrictions on them, let it do so. This will only end in a manifestation of pure people for the world to behold. The history of the Community bears witness that each and every impediment placed in its way has worked as an impetus for a higher flight. Indeed we declare that Mirza Ghulam Ahmad Qadiani is the Messiah and the Mahdi about whom the Holy Prophet (peace and blessings of Allah be on him) had prophesised. By coming into the subordination of the Holy Prophet (peace and blessings of Allah be on him) Allah gave him the status of a non-law bearing prophet. This Community shall grow, indeed it is growing and no force on earth can stop this because this is the Community of the true and ardent devotee of the ‘purifier’. The more we will purify ourselves, the greater will be the help and succour of the Holy Spirit. (58:23)"
terjemah bebas (kurang-lebih):
"Di Indonesia, dikarenakan adanya tekanan dari kaum ulama, pihak pemerintah bersikap kasar dan memaksakan sesuatu yang sedikitpun tidak kita yakini. Huzur bersabda, sebagaimana sudah disampaikan kepada Jama’at Indonesia, bila memang pemerintah mereka menunjukkan sikap pengecut (cowardice) sehingga mengeluarkan berbagai keputusan yang membatasi Jamaat, lakukanlah. Semua itu pada akhirnya hanya akan menarik orang-orang yang berfitrat suci. Sejarah Jamaat menyaksikan kebenaran ini, yakni, setiap pembatasan dilakukan, sama sekali tidak menghalangi kemajuan Jamaat ke tingkat yang lebih baik. Sungguh jelas, kita mendakwakan bahwa, Mirza Ghulam Ahmad Qadiani adalah Al-Masih dan Imam Mahdi sebagaimana telah dijanjikan kedatangannya oleh Nabi Muhammad Rasulullah Saw. Dikarenakan beliau telah menjadi hamba sejati Rasulullah Saw sedemikian rupa, maka Allah Swt pun memberi status kepada beliau sebagai nabi yang tidak membawa syariat. Jamaat ini akan terus berkembang. Terus tumbuh, tak ada satu pun kekuatan dunia yang dapat menghentikannya. Hal ini karena Jamaat adalah pengkhidmat sejati dari wujud 'quwwat qudsiyah' tersebut. Semakin kita mensucikan diri, maka akan semakin besar pula pertolongan dan bantuan dari Ruhul Qudus datang. (58:23)
--
by Budi.

Selengkapnya di

http://www.alislam.org/archives/index.html khutbah terbaru tanggal 25-Jan-08


Comments

Popular Posts