MANIFESTASI Sifat Al-Ĥakîm Allahswt. yang Pernah Hadhrat Rasulullahsaw. Wujudkan, Akan Terulang Lagi




SARIPATI/Petikan Khotbah Jumat Imam Jemaat Islam Ahmadiyah Sedunia Sayyidina Amirul Mukminin Hadhrat Mirza Masroor Ahmad Khalifatul Masih V atba.—Mesjid Baitul Futuh Morden, Inggris, 14 Desember 2007
KITA jangan membalas bentuk persekuasi atau kezaliman yang para penentang Jemaat Ahmadiyah lakukan kepada kita dengan bentuk apa pun. Kita tidak akan merespon bentuk persekusi dengan serangan serupa, melainkan kita akan menampilkan keteladanan Hadhrat Rasulullah saw. sebagai manifestasi Sifat Al-Ĥakîm. Kezaliman ini tidak akan berlangsung lama.

URAIAN Khotbah Jumat yang Hudhur (Hadhrat Khalifatul Masih V) atba. sampaikan dan disiarkan Muslim Television Ahmadiyya (MTA) langsung dari Mesjid Baitul Futuh Morden, Inggris, minggu lalu (23/11), berisi uraian panjang tentang manifestasi agung Sifat Al-Ĥakîm Allah swt. pada Wujud Suci Hadhrat Nabi Besar Muhammad-mustafa Rasulullah saw..

Hadhrat Rasulullah saw. merupakan kekasih Allah swt.. Tutur kata beliau demikian dalam sehingga mampu mensucikan hati. Hudhur atba. menilawatkan QS [Al-Baqarah] 2:152 dan menjelaskan bahwa ajaran beliau penuh dengan kebijaksanaan. Kata-kata dan petunjuk beliau merupakan tafsir bagi ajaran Alquran itu sendiri. Keparipurnaan beliau merupakan teladan bagi kita untuk kita ikuti. Ajaran-ajaran beliau berulanga kali menenamkan kebijaksanaan di dalam setiap perbuatan dan perkataan. Apa pun yang beliau ajarkan dan beliau serukan, adalah apa adanya tanpa dibuat-buat. Beliau tidak pernah begitu saja memberikan instruksi dan perintah, melainkan beliau selalu memberikan contoh atas semua yang telah beliau ajarkan. Ini sebabnya Allah swt. memerintahkan kita untuk menaati beliau dan menghayati ajaran-ajaran beliau dan berusaha memahaminya.

Di tempat lain, beliau saw. bersabda dengan bijak bahwa hal-hal bijak apa pun merupakan harta karun yang hilang bagi seorang yang beriman. Maka, di manapun kita temukan, ambillah itu. Itu semua bisa ditemukan di manapun, pada agama, pada seseorang baik tua, muda, kaya miskin dan lain-lain, harus kita manfaatkan, jangan angkuh dan ditolak.

Demikian bijaknya, Hadhrat Rasulullah saw. menginstruksikan bahwa jika ada tawanan atau tahanan perang yang bisa mengajari baca tulis kepada orang-orang maupun anak-anak yang buta huruf, maka ia akan dibebaskan. Hudhur atba. bersabda bahwa kejayaan yang akan kita raih hanya bisa melalui kebijksanaan dan ilmu pengetahuan.

Manifestasi sifat Al-Ĥakîm Allah swt. ini, Hudhur atba. uraikan pula ketika Hadhrat Rasulullah saw. tengah menghadapi perang. Saat Fataĥ Mekkah (dibukanya pintu Mekkah lebar-lebar bagi umat Islam), perwujudan Sifat Ilahi ini semakin menampillan kesempurnaannya.

Dari semua uraian Hudhur atba. yang panjang lebar mengenai sifat Al-Ĥakîm ini, Hudhur atba. berpesan kepada kita bahwa manifestasi yang Hadhrat Rasulullah saw. tengah diulang kembali. Caranya, kita jangan membalas bentuk persekuasi atau kezaliman yang para penentang Jemaat Ahmadiyah lakukan kepada kita dengan bentuk apa pun. Kita tidak akan merespon bentuk persekusi dengan serangan serupa, melainkan kita akan menampilkan keteladanan Hadhrat Rasulullah saw. sebagai manifestasi Sifat Al-Ĥakîm. Kezaliman ini tidak akan berlangsung lama. Insya Allah, hari itu akan tiba, kita akan menyaksikan pengulangan manifestasi Sifat Ilahi ini.

Lalu, khotbah ditutup dengan berita yang Hudhur atba. sampaikan menganai gugur atau syahidnya seorang Ahmadi di Jemaat Lokal Syeikupura, Pakistan. Namanya Humayun Waqqas Sahib, Almarhum syahid karena dibunuh oleh orang-orang yang tak dikenal. Almarhum adalah warga Ahmadi yang aktif dan mukhlis. Hudhur atba. bersabda baha tak diragukan mengalirnya darah para syuhada akan membawa angina perubahan. Namun, di samping itu, para penentang harus menggunakan akal mereka, dan mesti belajar sebelum kehinaan itu datang.

Hudhur atba. berdoa, semoga dengan syahidnya warga Ahmadi tersebut, Allah swt. meninggikan derajatnya di surga. Semoga keluarga yang ditinggalkannya mendapat ketabahan. Dan Hudhur atba. pada bada Salat Jumat akan mengimami Salat Jenazah Gaib untuk Almarhum.[] (ALISLAM.ORG/A.SHAHEEN ALI)

-------oooOooo-------

Comments