FPI Jelas-jelas Menghina Gus Dur, NU 'Gak Terima, FPI Disweeping NU, Eeh...POLRI Datang Mendahului, Menyiduk Rizieq dan Anak Buahnya...

BUNTUT kejadian pasca 1 Juni Kelabu Hari Pancasila terkait penyerang FPI atas massa AKKBB (sebagian besar dari elemen NU dan Garda) belakangan ini, ternyata bukan berlatar karena Ahmadiyah [versi FPI]. Tetapi, lebih karena tidak terimanya NU akan perlakuan FPI atas pembunuhan karakter Gus Dur berulang-ulang. Mereka menghina Gus Dur!

Aku masih ingat akan video yang berisi tablig akbar FPI di Banjar. Di bawah ini adalah versi singkat film FITNA "a la Indonesia" tersebut dari Youtube. Hwahaha... =))





Nah, aku punya versi extended-nya. Astaghfirullah, kebanyakan isinya menjelek-jelekkan beberapa Tokoh NU--K.H. Gus Dur.

FPI-cs. memang kudu bertobat! Sebelum warga NU, Banser, Garda Bangsa, Garda Kemerdekaan dan Pasukan Berani Mati Gus Dur "membimbing" mereka.

Allaahumma di`h-qaumi fa`innahum laa ya'lamuun.

Comments

Anonymous said…
Trivia Quiz :
Bagaimana cara mengukur tingkat ketololan suatu bangsa?

Answer :
Yaitu dengan cara mengetahui seberapa banyak orang yang taat dan patuh pada GUS DUR ;D
Anonymous said…
Yah ente.....Gus Dur itu sudah bukan bagian dari NU lagi bung. FPI itu coba mengingatkan Gus Dur aja yang sudah semakin keblinger. Banser, GP Anshor, NU hanyalah korban provokasi mereka (AKKBB). KH Hasyim Muzadi ketua umum NU dengan keras memperingatkan pihak2 yang akan membawa-bawa NU kedalam konflik AKKBB - FPI akan beliau tindak. mereka membawa2 NU untuk dijadikan tameng dan diadu dengan saudaranya sesama muslim. apalagi ekspos media yang tidak berimbang.
Siapakah yang lebih kejam dari orang yang suka mengadu domba???
Tapi bukan ulama namanya, kalo ga bisa membaca keadaan, dengan nasehat para ulama sepuh NU, sudah banyak warga NU yang sadar mereka telah dimanfaatkan. madura,jember, sumatra utara, kalimantan, depok, bogor, jakarta (menyusul daerah yang lain) umat Islam disana bersatu untuk menyuarakan satu kata BUBARKAN AHMADIYAH.
Mereka hendak memadamkan cahaya Allah, tapi Allah semakin menyempunakan cahayanya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya.
Istighfar yang tulus bung....
Anonymous said…
jelas-jelas gusdur itu orang yahudi dan antek amerika, kenapa masih kalian bela, klo dia ulama dia akan melindungi akidah umatnya dan tidak mungkin membela ortganisasi yang merusak akidah islam. NU kenapa kalian membela ahmadiyah yang sesat n membela yahudi dan amerika kenapa kalian tidak mendukung FPI yang telah membela akidah umat.
Anonymous said…
Komen yg ada ini pikirannya cetek bgt..
Teroris dibelain mati-matian..
Gus Dur dihubungkan dengan Israel dan Amerika..

Kasihan sekali ya anda2 itu..
Selalu cari kambing hitam ke Amerika dan Israel..

Kasihan deh Pront Pembela Islam..

Orang paling tolol, ya orang yg membela pembunuhan atas nama agama..
itu ketololan yg signifikan...!!!!
guoblok!!
Anonymous said…
FPI jelas-jelas membela keyakinan Islam. Sedangkan Banser, Garda Bangsa, Garda Kemerdekaan dan Pasukan Berani Mati Gus Dur MEMBELA MANUSIA...!

Pertanyaannya, siapa yang harus bertobat...?

NB: Pertanyaan sederhana, yang dapat dijawab anak saya yang baru berumur 7 tahun.
Anonymous said…
Hari gini masih fanatik sama sosok pemimpin kaya Gus Dur...? Mendingan sekolah lagi aja deh.

Orang yang masih manut sama Gus Dur sungguh dipertanyakan apakah selama ini dia menggunakan logika dan pemikirannya atau nggak.

Kalo anda mati membela Gus Dur apakah Gus Dur bisa membuat anda masuk surga. Mau bela gus Dur koq di bilang jihad..lucu jadinya.

Setelah rusuh Monas selesai, mendingan org2 yang fanatis sama gus dur ngaji lagi aja deh jangan sok jago pake ilmu kebal segala...

Sorry bos kalo comment nya agak nyleneh, abisnya orang2 Gus Dur juga Nyleneh sich
Anonymous said…
NU adalah non struktural kharismatik. Artinya, apa yg Gus Dur omongin, hanya akan lebih didengar drpd KH Hasyim Muzadi. Hwehehe...

So, jika FPI-cs kagak mau bertobat pada Allah atas kelakuan mereka selama ini, aq sih khawatir, genosida 3 juta jiwa pd masa Orde Baru bakal terulang. :(

Tp susah ya klo FPI-cs sdh terkontaminasi ama fantasi religius berupa balasan surga, neraka hingga bidadari, lantaran kelakuan dobrak pagar, bakar dan modal teriakan takbir "Allaahu akbar!!!"

*sigh*

--
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/08/time/210205/idnews/952507/idkanal/10

08/06/2008 21:02 WIB
Gus Dur Berwasiat pada GP Ansor untuk Membela Ahmadiyah
Nadhifa Putri - detikcom

Jakarta - Lagi-lagi Ketua Umum Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid
mempertahankan sikapnya soal Ahmadiyah. Saat memberikan tausiyah di
hadapan GP Ansor, Gus Dur menjelaskan sikapnya membela Ahmadiyah.

"Kalau habib Rizieq ngomong demonstrasi-demonstrasi soal Ahmadiyah, ya
kita harus melindungi nasib warga negara kita. Warga Ahmadiyah harus
dilindungi," kata Gus Dur di markas GP Ansor, Jl Kramat Raya, Jakarta
Pusat, Minggu (8/6/2008).

"Kalau nanti sampai dinyatakan bubar, saya bersedia menjadi saksi di
Pengadilan dan kalau perlu, menjadi pembela Ahmadiyah karena ini
menyangkut kemampuan kita membela warga negara Indonesia," imbuh Gus
Dur.

Tausiyah Gus Dur ini berkaitan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurut Gus Dur, pembelaan terhadap Ahmadiyah merupakan
pengejawantahan nilai-nilai Pancasila yang telah disepakati sejak dulu
kala sebagai dasar negara.

"Kebangkitan Bangsa selalu berujung pada Pancasila. Pada waktu itu ada
7 orang perwakilan, di antaranya Serikat Islam, Muhammadiyah, Partai
Arab Indonesia dan Masyumi. Mereka menyetujui bahwa Pancasila adalah
dasar negara, karena Pancasila menjadi semangat kebangsaan. Pancasila
bermula dari pemahaman diri dan menyatakan hak untuk kebebasan
berpikir," kata Gus Dur. ( aba / aba )
Anonymous said…
Obyektif aja ya...Islam, harusnya kalo kita menjalankan syariat & aqidah islam itu dengan benar pasti kita tidak akan melakukan perbuatan keji & munkar. Inna sholatatanha...nah sekarang kalo kita memukul, merusak dll pokoke anarkislah dengan dalih islam apakah itu boleh? padahal kita hidup bukan dinegara islam. Kalo FPI cs mau menegakkan islam dengan memaksakan syariat islam ya silahkan dinegara islam sono. Kalo perlu boyong aja sono...jangan di Indonesia! ini bukan negara Islam! selama ini saya Islam tapi saya tetap bisa khusyuk tuh kalo menjalankan syariat islam nggak ada masalah..trus kenapa dengan orang2 yg kamu gebuki! emang enak digebuki! nah....kalo pas anda lupa dengan syariat islam trus tak gebuki mau? atau orang tua anda atau anak anda apabila melenceng dari islam tak gebuki boleh? atau sekalian tak bunuh boleh? bodoh kan?...ingat bung Islam itu nggak bodoh! Islam itu Rohmatan lil alamin. Rosululloh aja nggak kayak gitu akhlaqnya. emang FPI cs itu nabinya siapa kalo nggak Rosululloh Muhammad SAW yang dicontoh? Soal...Gus Dur, selama ini (sejak kasus monas berdarah)..Gus Dur nggak pernah tuh mengina Habib2 FPI cs. Gus Dur hanya mengatakan "bajingan" atas kemarahannya pada "perbuatan" orang2 yg melakukan penganiayaan atas orang lain...ingat bukan menghina "orang" tapi menghina "sikap/kelakuan" orangnya. Bagaimana dg Habib Rizieq? dengan seenaknya sendiri dia mengina/mengolok-olok bahkan orang yang jelas2 sudah cacat bahkan dihina dengan kecacatannya.wah...kyai macam apa ini? seharusnya dengan ucapannya dia memberi contoh ucapan yang santun....jangan mengolok2 trus di-imbuhi takbir segala! ini sudah pengkaburan makna ucapan baik & buruk.Kalo saya menilai tingkat pemahaman orang2 seperti itu masih tingkat syariat aja...kalo sudah tingkat hakikat/tarikat...jauh dah! Usul aja ....Kepada Yth. Habib Rizieq nggak usah kasih komentar apa2 atau koar2 cukup kasih tausiah kepada seluruh umat islam bahwa Ahmadiiyah itu sesat dan menghimbau kepada Ahmadiyah untuk kembali ke jalan Alloh....Kepada Yth. Gus Dur nggak usah bikin statemen untuk bele-belain Ahmadiyah segala, mending sementara ini konsentrasi aja untuk PKB biar PKBnya nggak konflik terus!
ummumam said…
Ketika Rosulullah Muhammad SAW dlecehkan, kalian diam. Ketika Rosulullah Muhammad SAW dganti oleh Gulam, kalianpun diam. Tapi, etika gusdur & para pengikut Gulam dihujat wahh kalian bela & marah dgn dahsyatnya..ckck Lalu siapakah NABI kalian sesungguhnya?

Sadarlah wahai saudara2ku..siapa saja yg ikut membela Gusdur beserta antek2nya dan membela para pengikut Ahmadiyah itu sama saja telah menghina Rasulullah Muhammad SAW...

yang harus dibela itu Rasulullah bukan gusdur atau pengikut ahmadiyah...gak usah sok pancasilais, gak usah sok menjunjung tinggi HAM, gak usah sok nasionalis kalo ternyata itu hanya akan menghina dan melecehkan Rasulullah...Siapakan nabi kalian??siapa tuntunan kalian??siapa rasul terakhir kalian?? jika kalian menjawab Muhammad SAW maka kalian adlh islam dan wajib membela nama Muhammad, Namun jika kalian menjawab bukan Muhammad SAW maka kalian bukanlah Islam..Ingatkan bahwa Nabi terakhir yg allah turunkan adalah Rasulullah Muhammad SAW tdk ada lagi setelahnya...
Rahmat Ali said…
Ukhti Dinda, jangan marah-marah dong! ;-)

Tapi thanks udah kasih komentar. Jazaakumullaahu ahsana`l-jazaa`.

Wa`s-salaamu'alaikum wa rahmatu`l-Laahi wa barakaatuh.

Popular Posts