rekomendasi mama untuk kriteria [bakal] calon isteri saya

USAI subuh, saya sudah menyeduh teh manis. Sebenarnya sih, saya kepingin ngopi, enggak mau ngeteh.

Sambil menunggu air panas, saya menyetel playlist MP3 dari pad. Suaranya yang saya sambung ke woofer dan twiiter, diperbesar hingga terdengar sampai ke kamar mandi dan dapur. Lagu-lagunya random, ada Hindi, West, Korea, dan Indo. Keren banget pagi itu. Mumpung, Shameer (keponakan) lagi jalan pagi ditemani ayahnya, Sajad.

Air panas mendidih. Seduhan teh pun jadi. Saya melangkah ke kamar mandi, bukan hanya untuk mandi tapi sambil mencuci dua potong pakaian yang kotor sepulang dari Pulau Tidung kemarin petang. Ya, saya ke Pulau Tidung waktu kemarin, sejak Selasa pagi, berangkat dari dermaga Rawasaban. Saya diajak kak Faqih dalam rangka survey untuk kegiatan para anshar Kebayoran pada pertengahan Mei nanti.

Saat segalanya sudah siap untuk berangkat ke Jakarta, (sarapan sudah, minum teh sudah, berpakaian sudah, packing sudah), Mama dengan santai menegur saya tentang pekerjaan saya. Maksud 'pekerjaan' di sini adalah nafkah.

Saya jawab ke mama sekenanya saja. Karena kerjaan yang sedang saya tekuni ini belum ada uangnya.

Obrolan ringan itu beranjak ke topik yang berbeda: calon isteri. Sebenarnya saya malas untuk menanggapi. Tapi, pagi itu, saya patuh dan manut mendengarkannya.

Mama menyebut dua nama: Nita dan Hani. Saya tahu Nita. Tapi, untuk nama Hani, saya tidak kenal dan tidak tahu mukanya Hani seperti apa.

Mama sepertinya masih menaruh harapan untuk Nita. Sedangkan nama 'Hani' disebut sebagai alternatif, profil perempuan Cisalada dan berasal dari keluarga yang baik, solehah, dan terpelajar. Kayaknya, profil Hani adalah rada konservatif, berbeda dengan Nita yang liberal dan dengan segala gosipnya yang beredar.

Bagi saya, tidak masalah dengan siapa saya nanti. Asalkan, dia itu muslim Ahmadi, "baik" dan saya kenal baik, juga dia adalah orang keturunan Cisalada.

Saya belum cerita kepada Mama bahwa sekarang ini saya sedang dekat dengan seorang perempuan. Ya, ia berasal dari Cisalada juga. Entah kapan, suatu saat saya akan cerita ke Mama saya. Ini butuh waktu yang tidak sebentar.[]

4 komentar:



السّلام عليكم و-ه [AsslmlKm w.w.]. Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, dan terima kasih atas kunjungan, serta isian komentar-komentar maupun “Like This” Anda. جـــزاكم الله أحـــسن الجـــزآء [JzKml-Lh ahsnl-jz].[] ^_^

Jakarta, 1 Desember 2010

Rahmat Ali

Create Your Badge