nonton film 3D "The Hobbit: An Unexpected Journey"




Hari Selasa (18 Des-2012), pukul 17.00, saya sudah capcus dari Gang Sekolah menuju bioskop XXI Pondok Indah 2 (PI2), naik taksi. Tadinya saya mau pakai ojeg. Namun karena hujan, ya terpaksa nyetop taksi Bluebird. Anggaran ojeg ya sekitar 15 ribu. Tapi karena numpang di taksi, ya, lumayan ngerogoh kocek rada dalam.

Saya sampai di PI2 pada pukul 18.00. Dan langsung membeli tiket. Film yang saya tonton adalah The Hobbit. Tontonan 3D yang saya pilih di PI2 ini benar-benar memuaskan saya.

Tapi, ada yang tidak memuaskan saya. Si Mehdi! Dia yang ngajak janjian nonton bareng, malah kagak datang. NGEHE tuh si Mehdi! >:-(

------oooOooo-------
“Saruman believes it is only great power that can hold evil in check, but that is not what I have found. I found it is the small everyday deeds of ordinary folk that keep the darkness at bay. Small acts of kindness and love”

Far over the misty mountains cold
To dungeons deep and caverns old
The pines were roaring on the height,
The winds were moaning in the night,
The fire was red, it flaming spread;
The trees like torches blazed with light.

"Loyalty, honor, a willing heart, I can ask no more than that." (Thorin Oakenshield)


Sutradara Peter Jackson tidak hanya memanjakan penonton 'The Hobbit: An Unexpected Journey' dengan kualitas visual, namun juga audio. Ia menggunakan sound terbaru Dolby Atmos System.

Ketika Jackson memutuskan menyajikan filmnya dengan format 3 dimensi high frame rate (HFR) yang menampilkan gambar 48 frame per detik, melampaui 24 frame per detik yang sudah dipakai sejak zaman film bicara dimulai 80 tahun lalu, seketika pertanyaan orang berubah menjadi, “how does it look?”

Menonton filmnya dalam format 3D HFR, saya bisa bilang yang disuguhkan Jackson memberi pengalaman sinematik berbeda dari yang sudah-sudah. Saya seperti masuk ke toko elektronik di mall dan mencoba kacamata 3D nonton TV layar datar besar. Hanya bedanya, tampilan layarnya berkali-kali lebih besar.

Film yang berdurasi hampir 3 jam ini sangat mengembalikan rasa rindu akan Middle-Earth memang. Visual effectnya top sangat, lo gak usah raguin Peter Jackson soal yang beginian. Cinematography udah gak usah diraguin lagi lah ya, pemandangan New Zealand emang udah paling juara. Oh iya, The Hobbit juga disuguhin dengan format baru, yaitu High Frame Rate 3D (HFR 3D) yang pasti bakal bikin lo tambah kesemsem sama Middle-Earth. Yap, format HFR 3D ini bisa mengcapture 48 frame perdetik, jadi gambar bener-bener kerasa bersih dan jernih. Tampilannya agak mirip tv display masa kini, atau mungkin kalo lo nonton film dengan format blu-ray.

Dan ada lagi sepertinya untuk adegan tambahan yang ga ada di buku, cuma saya pas baca The Hobbit itu pakai sistem SKS, jadi mungkin beberapa jadi agak lupa X). Cuma nih, hebatnya Peter Jackson, dia bisa menggabungkan adegan yang ada di buku dan yang ga ada dengan mulus. Membuat saya bisa menikmati The Hobbit versi baru ini tanpa menggerutu kenapa filmnya kok ga kayak di buku.

Dalam setiap film Peter Jackson, tidak ada yang namanya karakter utama. Setiap karakter adalah karakter utama masing-masing. An Unexpected Journey lebih dari cerita soreang Bilbo Baggins. in adalah cerita Gollum, Thorin Oakenshield, Gandalf The Grey, dan masih banyak lagi.

The Hobbit: An Unexpected Journey adalah film pertama dari trilogi The Hobbit. Gue ga habis pikir kenapa Novel The Hobbit yang tips itu bisa dijadikan 3 film layar lebar. Kalo Fellowship of the Ring, The Two Towers, & Return of the King kan wajar soalnya itu adalah sejilid buku masing-masing. tebal pula. Scumbang Peter Jackson mengincar Gross Revenue dari film ini nih!




The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)
169 min - Adventure | Fantasy - 14 December 2012 (USA)
8.5 Your rating: -/10 Ratings: 8.5/10 from 108,651 users Metascore: 58/100
Reviews: 651 user | 344 critic | 40 from Metacritic.com

Ian McKellen... Gandalf
Martin Freeman... Bilbo
Richard Armitage... Thorin
Ken Stott... Balin
Graham McTavish... Dwalin
William Kircher ... Bifur / Tom Troll
James Nesbitt ... Bofur
Stephen Hunter ... Bombur
Dean O'Gorman ... Fili
Aidan Turner ... Kili
John Callen ... Oin
Peter Hambleton ... Gloin / William Troll
Jed Brophy ... Nori
Mark Hadlow ... Dori / Bert Troll
Adam Brown ... Ori
Ian Holm ... Old Bilbo
Elijah Wood ... Frodo
Hugo Weaving ... Elrond
Cate Blanchett ... Galadriel
Christopher Lee ... Saruman
Andy Serkis ... Gollum
Sylvester McCoy ... Radagast
Barry Humphries ... Great Goblin
Jeffrey Thomas ... Thror
Michael Mizrahi ... Thrain
Lee Pace ... Thranduil
Manu Bennett ... Azog
Conan Stevens ... Bolg
John Rawls ... Yazneg
Stephen Ure ... Fimbul / Grinnah
Timothy Bartlett ... Master Worrywort
Bret McKenzie ... Lindir
Kiran Shah ... Goblin Scribe
Benedict Cumberbatch ... Necromancer
Glenn Boswell ... Dwarf Miner
Thomas Robins ... Young Thrain

Source: IMDB.com

Link hasil blog-googling:
KritikusFilmGadungan.blogspot.com
RensLittleCorner.blogspot.com
CinemAlone.wordpress.com
Provoke-OnLine.com
Terasimaji.blogspot.com
TabloidBintang.com
Sutrislavitz9.blogspot.com
WongKentir.blogdetik.com
Time.com

*diposting via Blogger.com

0 komentar:



السّلام عليكم و-ه [AsslmlKm w.w.]. Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, dan terima kasih atas kunjungan, serta isian komentar-komentar maupun “Like This” Anda. جـــزاكم الله أحـــسن الجـــزآء [JzKml-Lh ahsnl-jz].[] ^_^

Jakarta, 1 Desember 2010

Rahmat Ali

Create Your Badge